Berburu Malam

Suasana malam di New Zealand...benar-benar nuansa black and white!  Sebetulnya malam itu nggak perlu diburu, karena ia selalu tiba. ...


Suasana malam di New Zealand...benar-benar nuansa black and white! 

Sebetulnya malam itu nggak perlu diburu, karena ia selalu tiba. Yang biasa kita incar adalah cahaya dan cuaca.

Karena memfoto malam itu susah-susah gampang, terutama bila menggunakan kamera hape saja. Kalau goyang sedikit, entah karena grogi atau kedinginan, yang indah-indah bisa berubah jadi foto hantu.

Dengan persiapan dan perhitungan yang cukup, seperti memperhatikan masalah kecepatan, kepekaan cahaya, sampai tripod, kita bisa lebih puas dengan hasilnya. Modal lain? Nggak ada. Cuma..... sabar. HAHAHA.
Eh. Bukan berarti tidak bisa tanpa kamera seadanya, lho!

London dan angin dinginnya yang bertiup di sungai Thames brr..brr.. 

Faktor lain, badan harus kondisi prima, karena kalau tidak ada kemungkinan bisa gampang masuk angin. Seperti contoh foto di atas, kota London di malam hari. Ini aslinya sedikit goyang. Karena jangan kira saat mencari momen, angin kencangnya dari sungai Thames itu hangat dan romantis, yaaa. Pulang ke rumah pasti kepingin minta kerokan..

Eiffel Tower saat perayaan 14 Juli. Kaboom...kabooom....
Pasti tidak ada yang sadar kalau foto menara Eiffel yang kufoto diatas ini juga goyang parah. Karena memotret dengan menggunakan kamera poket minus tripod (atau malah hape? lupa). Selain hasil gambar jadi agak "bergetar", pixel yang dihasilkan sangat kecil *jangan bilang siapa-siapa*. 

Salah satu cara mengakali semua, apalagi kalau tumpah ruah lautan manusia yang menghalangi pandangan, coba dibikin time lapse, kemudian diperkecil dan dibuat urutan.

Hasil dari momen sabar itu subur. Kampoeng Samperiun di kala malam.
Kalau kita mau serius menunggu sampai puncak malam hari nan syahdu dan sepi (minus orang lewat atau pura-pura mau lewat....). Silahkan menunggu dengan ceria bersama semua peronda malam! Wajib bermodal tripod, tentu saja. Masa sudah nunggunya sabar, hasilnya malah seperti dari balik kacamata minus? Tak relaa...tak relaaa. 

 Jadi saat melakukan pemotretan, kita harus menunggu semua orang - termasuk para pengantin yang sedang berbulan madu - sudah pada tidur. Pokoknya kesenyapan total!

Kenapa tidak mencoba foto dengan permainan cahaya, sambil menunggu bus lewat? Apalagi bila sedang ada di kota yang murah berbagi sinar-sinar terang benderang. Dipikir-pikir, listrik yang dihabiskan oleh kota besar kelas megapolitan dalam semalam bisa menghidupi berapa desa di Indonesia, ya? Andai Earth Hour itu tiap hari ada.... 

 Ya, malam memang momen romantis, magis dan banyak dinamika. Di belahan dunia manapun. Saat melihat keatas, kita akan selalu ada dibawah langit yang sama.

You Might Also Like

14 komentar

  1. aaah photonya keren..nice challenge..aku coba ya disini moto dimalam hari :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mba Dewi...nah, ayo dicoba foto malam disana, pasti keren..
      Tapi pasti dingin ya bulan Desember :))

      Hapus
  2. foto2nya cakep2 mbak salam kenal ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih mba Prana salam kenal juga :)

      Hapus
  3. Indah sekali alam malam di menara eifel. Semoga tahun ini bisa sampai ke paris hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih moga-moga tercapai ya kesana...

      Hapus
  4. Setuju.. memotret malam hari memang susah susah gampang. Terus Kalau cahayanya gak pas, muncul orps orps eh bener gak ya bahasanya begini?
    Dan katanya orps pada gambar itu hantu wwkwk saya sedikit ngakak, waktu di kasih tau sama temen soal orps ini.


    Hmmm iya juga ya.. harus bawa tolak angin kalau mau jepret2 malam malam mah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya biasa disebutnya orbs backscatter. tapi itu bukan karena goyang...yang kumaksud foto hantu disini karena goyang atau memotret dengan shutter speed lambat tanpa tripod.
      betul bawa tolak angin dan bawa doa..haha kok jadi ngomongin hantu ya

      Hapus
  5. Selalu keren kamu ambilnya Feb :)

    BalasHapus
  6. Aku blm pernah foto2an malam2 loh 😄 oh ternyata susah2 gampang ya. Mesti nunggu semua orang ga ada bagusnya hehehe hrs sabar menunggu hebat bgt mbak keren.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi mba Nurul. Iya. Susah gampang benar2 tergantung kondisi. Terima kasih apresiasianya....

      Hapus
  7. Aduh kalo ingat New Zealand..jadi ingat Lord of The Ring..someday pengen banget kesana. Btw fotonyaaa bagus-bagus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih...masih perlu bnyk belajar...

      Hapus

Author

Follow Us

Search